Review Mobil Daihatsu Sirion

Review Mobil Daihatsu Sirion | Pasar mobil perkotaan atau city car di Indonesia tidak pernah kekurangan peminat. Hal ini wajar, karena mobil seperti ini dapat mengakomodir kebutuhan para penggunanya di tengah kepadatan kota seperti Jakarta. Mobil tipe seperti ini biasanya memiliki dimensi yang mungil untuk mempermudah pengendaraannya, tanpa mengurangi kenyamanan dan kepraktisannya. Mesin kecil sanggup meminimalisir penggunaan bahan bakar, serta desain yang menarik agar dapat meningkatkan rasa percaya diri saat menggunakannya.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) melihat kebutuhan tersebut sebagai sebuah kesempatan untuk menelurkan produk city car-nya. Hal ini dilakukan dengan meluncurkan Daihatsu Sirion generasi pertama di tahun 2007. Seiring berjalannya waktu, persaingan pun semakin ketat akibat pemain di kelas ini semakin bertambah serta banyaknya permintaan dari konsumen.

Empat tahun berselang, Daihatsu melakukan penyegaran dari segi eksterior maupun interiornya agar tetap mampu bersaing di segmen ini. Awal tahun 2015 ini, ADM kembali melakukan penyegaran dengan melakukan perombakan besar dari segi desain eksterior, interior dan fitur–fitur keselamatan yang dimilikinya.

Desaian

Daihatsu melakukan perubahan yang cukup signifikan pada bagian eksterior tanpa merubah ciri khas desain dari bentuk Sirion sebenarnya. Kini tampilan Sirion lebih menggoda dengan desain lebih sporty berkat lekuk body yang lebih tegas serta agresif. Wajahnya terlihat berbeda berkat bentuk grille serta bumper berukuran besar dengan desain baru.

Grille yang terlihat besar ini tidak memberikan sirkulasi udara sepenuhnya, karena bagian sebelah kiri tertutup dan posisi radiator berada di sebelah kanan. Anda dapat melihat motif serat karbon yang menjembatani antara grille dan airdam. Bentuk headlamp mengikut garis pada grille dengan desain tajam serta menggunakan projector dan LED position lamp. Pada bagian depan, Anda dapat melihat tonjolan yang bentuknya seperti sensor parkir, namun sebenarnya bukan. Menurut ADM, mereka telah menyiapkan tempat jika nantinya konsumen ingin memasang sensor parkir di depan tanpa perlu melubangi bumper lagi.

Bagian belakang tidak luput dari perubahan desain dengan bumper yang memiliki nuansa serupa dengan bagian depan berkat penambahan diffuser dan reflektor. Stoplamp mengadopsi mika bening dengan lampu LED membuatnya terlihat lebih modern. Begitu pula dengan spoiler belakang serta stoplamp yang diadopsi, mempertegas desain sporty.

Sirion memiliki panjang 3.690 mm, lebar 1.665 mm dengan tinggi 1.545 mm. Jarak sumbu roda berukuran 2.440 mm, dengan jarak pijak roda depan 1.455 mm dan jarak pijak roda belakang 1.465 mm. Jarak pijak depan yang dimiliki 1.455 mm dengan jarak pijak belakang 1.465 mm, sehingga radius putarnya berada pada angka 4.7 meter.

Sirion generasi terbaru ini tersedia dalam dua varian, yaitu 1.3 M/T dengan transmisi manual 5–percepatan dan 1.3 AT dengan transmisi otomatis 4-percepatan. Terdapat empat pilihan warna yang bisa Anda pilih, yaitu Electric Blue, Ozzy Orange, Icy White dan Gittering Silver.

Interior

Daihatsu memberikan sentuhan yang menyenangkan pada bagian interior. Panel instrumen memiliki desain yang menarik serta mudah dilihat. MID menampilkan informasi bahan bakar tersisa, konsumsi bahan bakar rata–rata, tripmeter, odometer dan sisa jarak tempuh.

Mudah untuk mendapatkan posisi mengemudi ideal, karena jok pengemudi dapat diatur dengan mudah berkat adanya pengaturan ketinggian dan lingkar kemudi memiliki fitur pengaturan kemiringan. Lingkar kemudi terasa nyaman dan mantap saat digenggam, adanya tombol pengatur sistem hiburan cukup membantu memilih lagu saat sedang berkendara. Jahitan merah yang menyemati lingkar kemudi membuatnya terlihat menggoda untuk digenggam. Nuansa jahitan merah ini turut menghiasi bagian jok depan maupun belakang hingga karpetnya. Sedangkan motif serat karbon berwarna silver menghiasi bagian doortrim.

Pengaturan lain yang bisa dilakukan adalah ketinggian sabuk pengaman pada bagian depan. Fitur ini cukup membantu untuk mendapatkan rasa nyaman optimal dan mengurangi resiko cedera akibat posisi sabuk pengaman yang kurang tepat. Hal yang baru adalah spion elektrik yang sudah dilengkapi fungsi lipat elektrik.

Pengaturan sistem AC terbilang mudah berkat penggunaan knob berbentuk bulat. Sistem hiburan pun terbilang cukup sederhana dan mudah diakses, tidak sulit untuk memilih mode yang diinginkan berkat melalui tombol yang terdapat pada head unit. Head unit ini memiliki fitur lengkap, seperti pemutar CD, MP3, Radio, USB, Aux dan USB.

Ruangan kabin memiliki ukuran panjang 1.850 mm, lebar 1.380 mm dan tinggi 1.265 mm. Desain tersebut sanggup memberikan keleluasaan bagi pengemudi dan penumpangnya. Tiga orang dewasa masih dapat duduk dengan cukup nyaman di bangku belakang, terlebih lagi bangku tersebut dapat diatur sudut kemiringannya sehingga mengurangi rasa lelah saat melakukan perjalanan jauh.

Anda dapat menemukan banyak fungsi utilitas pada Sirion baru ini, terdapat beberapa kait yang dapat menampung barang dengan bobot maksimal hingga 3 kg. Tempat penyimpanan ini cukup berguna jika ingin memisahkan barang belanjaan. Utilitas lainnya yang cukup membantu adalah laci yang terletak di bawah kursi depan, tempat penyimpanan botol minum, tempat penyimpanan tisu yang bisa digunakan oleh penumpang belakang. Bangku belakang bahkan dapat diipat dengan konfigurasi 60:40 hingga sepenuhnya, sehingga kapasitas bagasi dapat terdongkrak dari 208 liter menjadi 595 liter.

Performa

Untuk menggerakkan badannya yang berbobot 950 kg, Sirion bertansmisi manual yang menjadi unit tes kami masih dibekali mesin K3-VE berkapasitas 1.298 cc, mesin ini menghasilkan tenaga puncak 90 hp pada putaran 6.000 rpm dengan torsi puncak 116 Nm pada putaran 4.400 rpm. Tenaga dari mesin disalurkan kepada roda depan melalui transmisi manual 5–percepatan. Artinya, rasio tenaga–bobot yang dihasilkan sebesar 94,73 hp/ ton. Dan rasio torsi–bobot yang dihasilkan mencapai 122 Nm/ton.

Penggunaan transmisi manual menjadikan mobil terasa responsif dan menyenangkan. Saat pengujian akselerasi, saya dapat merasakan decitan roda saat memulai start dari posisi diam. Saat berpindah ke gear dua, roda masih sempat spin sedikit sebelum melanjutkan momentum akselerasi. Hasilnya, 0-100 kpj berhasil diraih dalam waktu 11,6 detik saja.

Saat pengujian luar kota, Daihatsu Sirion dapat dengan mudah melahap tanjakan tol Cipularang tanpa kesulitan. Selama mendapatkan momentum yang pas, Sirion dapat mempertahankan kecepatan tanpa perlu menurunkan gear sembari menyusul mobil lain yang bergerak perlahan-lahan saat menanjak. Performa yang cukup mengesankan untuk sebuah mobil kompak bermesin 1.3 liter.

Kecepatan 120 kpj dapat diraih pada putaran mesin 3.200 rpm saat berada di gear lima. Hasil pengujian konsumsi bahan bakarnya terbilang mengejutkan, pengujian luar kota mencapai 20,24 kpl dan pengujian dalam kota mencapai 12,36 kpl. Sehingga kombinasi bahan bakar yang dihasilkan 16,3 kpl dengan total jarak pengujian 350 km.

Pengendalian

Sirion mengadopsi ban berukuran 175/65 R14 yang memberikan pengendalian menyenangkan saat kami uji di sirkuit. Tidak sulit untuk mengendalikan Sirion sampai mendengarkan roda mengeluarkan suara decitan, yang artinya ban sudah berada di ambang batas menahan gaya sentrifugalnya di tikungan. Meskipun sesekali terasa gejala understeer, hal tersebut masih mudah untuk dikoreksi dan masih berada dalam batas toleransi.

Lingkar kemudi yang terasa mantap digenggam dan sistem kemudi dengan electric power steering turut berkontribusi dalam kesenangan berkendara yang kami  rasakan. Pergerakan ‘slow in, fast out’ terkadang membuat roda belakang sedikit bergeser, tapi hal ini wajar karena suspensi belakang tidak menggunakan model independen seperti bagian depan.

Suspensi MacPherson Struts dengan per keong dan stabilizer di bagian depan dan torsion beam dengan per keong di bagian belakang melakukan tugasnya dengan baik dalam menstabilkan kendaraan dan menjaga kenyamanan penumpang. Selain di sirkuit, saya mencoba melewati jalanan bergelombang dengan kecepatan yang cukup tinggi, yaitu di angka 60 kpj. Meskipun bantingan yang diberikan terasa agak keras, namun tidak terlalu mengganggu para penumpang yang berada di dalam kabin.

Yang cukup disayangkan, Daihatsu belum melengkapi sistem keselamatannya dengan sistem rem ABS (Anti-lock Braking System) untuk varian manual maupun otomatis. Karena ketiadaan sistem ini, maka kami tidak melakukan uji pengereman karena bisa berdampak kerusakan pada ban.

Sumber

Dapatkan Promo Penawaran Terbaik dan bonus menarik lainnya, melalui Form Simulasi Kredit (Ajukan Online sekarang juga, proses cepat & mudah)
Untuk mengetahui secara detil setiap angsuran Daihatsu, bisa menggunakan Form Simulasi kredit dibawah ini
Form Simulasi Kredit
_____________________________________________________________________________
Atau Hubungi Kami Langsung di no
Klik Telp: 085277956145
Klik Whatsapp: 085277956145
_____________________________________________________________________________
Atau Tukarkan mobil bekas anda dengan mobil baru Daihatsu menggunakan form Tukar Tambah dibawah ini

Posted in News and tagged , , , , , .